Latest Posts

Wawali Serena: Tak Boleh Ada Perempuan Korbankan Kesehatan Karena Tak Mampu Beli Pembalut!

Wawali Serena Francis serahkan pembalut gratis bagi perempuan di Kecamatan Kota Lama.

KUPANG, mediantt.com – Pemerintah Kota Kupang terus memperkuat komitmen menghadirkan kebijakan berpihak kepada perempuan melalui Program Ina Kasih, sebuah inovasi perlindungan sosial yang menjamin akses perempuan dari keluarga prasejahtera terhadap kebutuhan dasar kesehatan menstruasi. Kota Kupang menjadi salah satu daerah pertama di Indonesia yang menghadirkan bantuan pembalut gratis sebagai kebijakan pemerintah daerah.

Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, saat menyerahkan bantuan pembalut gratis kepada perempuan penerima manfaat di Aula Kantor Camat Kota Lama, Selasa (21/7).

Turut hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Kupang, dr. Marsiana Y. Halek, perwakilan Dinas Sosial, Camat Kota Lama Muhammad Adriyanto Abdul Jalil, para lurah se-Kecamatan Kota Lama, pendamping PKH, kader kesehatan, serta para penerima manfaat dari tujuh kelurahan di Kecamatan Kota Lama.

Dalam sambutannya, Serena menegaskan Program Ina Kasih lahir dari kesadaran bahwa kesehatan menstruasi merupakan bagian dari hak dasar perempuan. “’Ina’ berarti mama atau perempuan, sedangkan ‘Kasih’ berarti kepedulian. Program Ina Kasih bukan sekadar membagikan pembalut gratis, tetapi menjadi simbol kasih dan keberpihakan Pemerintah Kota Kupang kepada perempuan, khususnya mereka yang berasal dari keluarga prasejahtera,” ujarnya.

Menurut Serena, kebutuhan pembalut sering dianggap sederhana. Padahal, bagi banyak keluarga berpenghasilan rendah, kebutuhan tersebut menjadi pengeluaran rutin yang cukup membebani ekonomi rumah tangga. Karena itu, pemerintah ingin memastikan tidak ada perempuan yang harus mengorbankan kesehatan reproduksinya akibat keterbatasan ekonomi.

Serena juga menegaskan perhatian Pemkot Kupang terhadap kesehatan perempuan tidak berhenti pada Program Ina Kasih. Pemerintah juga menjalankan program vaksinasi HPV gratis sebagai langkah preventif menekan risiko kanker serviks.

“Kami ingin memastikan tidak ada perempuan yang kehilangan kesempatan untuk hidup sehat hanya karena keterbatasan akses terhadap kebutuhan dasar. Ketika perempuan sehat, keluarga menjadi kuat. Ketika keluarga kuat, Kota Kupang akan semakin maju, mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala DP3A Kota Kupang, dr. Marsiana Y. Halek, menjelaskan Program Ina Kasih terus mengalami perluasan jangkauan. Sejak diluncurkan, program ini telah menjangkau 1.275 perempuan, dan pada Tahun Anggaran 2026 bertambah 1.000 penerima manfaat, sehingga kini total penerima mencapai 2.275 perempuan di seluruh Kota Kupang.

“Harapannya, para penerima manfaat dapat memenuhi kebutuhan dasar kesehatannya tanpa harus mengurangi kebutuhan rumah tangga lainnya sehingga kualitas hidup perempuan dan ketahanan keluarga semakin meningkat,” jelasnya.

Camat Kota Lama, Muhammad Adriyanto Abdul Jalil, menyampaikan apresiasi atas hadirnya Program Ina Kasih yang dinilai menyentuh kebutuhan nyata masyarakat dan selama ini belum banyak tersentuh dalam berbagai program bantuan sosial.

Salah seorang penerima manfaat, Ita Mengngi, warga Kelurahan Fatubesi, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. “Bantuan ini sangat membantu kami. Uang yang biasanya dipakai membeli pembalut sekarang bisa digunakan untuk membeli makanan atau kebutuhan rumah tangga lainnya. Semoga program ini terus berlanjut,” tuturnya.

Melalui Program Ina Kasih dan layanan vaksinasi HPV gratis, Pemerintah Kota Kupang terus menegaskan komitmennya menghadirkan pembangunan yang inklusif, responsif gender, dan berpihak kepada kelompok rentan. (*)

Latest Posts

spot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.