Salah satu spot wisata yang indah di pantai utara Flores.
KUPANG, mediantt.com – Usulan Gubernur NTT Melki Laka Lena untuk menuntaskan Jalan Lintas Utara (Pantura) Flores mendapat persetujuan Presiden Prabowo Subianto. Kementerian PU menargetkan jalur Labuan Bajo – Maumere sepanjang 472,48 km tuntas fungsional standar nasional paling lambat akhir 2028.
Usulan itu disampaikan Melki saat Presiden Prabowo meninjau penanganan gempa di Nagekeo pada 26 Agustus 2026. Melki menegaskan jalur utara Flores sangat vital saat bencana untuk pergerakan bantuan.
“Ini selalu kejadian dari 1992 ke sini, jalur utara kami ini jadi penentu pergerakan bantuan,” kata Melki.
Presiden kemudian menginstruksikan Kementerian PU mempercepat penyelesaian. Menteri PU Dody Hanggodo langsung meninjau jalur tersebut pada Jumat (23/10/2026).
“Dari pagi sampai sore, saya berkeliling dari Bajo sampai Maumere untuk menindaklanjuti arahan Bapak Presiden terkait penuntasan Jalan Lintas Utara Flores,” ujar Dody.
Data Kementerian PU, dari total 472,48 Km, sepanjang 385,07 Km sudah beraspal namun masih perlu pelebaran. Sisanya 87,41 Km belum beraspal, terdiri dari 33,12 Km di kawasan hutan, 43,51 Km jalan tanah, dan 10,78 Km jalan agregat.
Target 2028, jalan akan difungsikan dengan lebar 6-7 meter sesuai standar nasional, menyesuaikan kondisi geografis di lapangan.
Kementerian PU membagi penanganan dalam tiga segmen:
1. Labuan Bajo – Pelabuhan Bari 83,52 Km (60,64 Km belum beraspal),
2. Pelabuhan Bari – Kedindi 57,77 Km (26,77 Km belum beraspal),
3. Wae Gongger – Maumere 331,19 Km (sudah beraspal, butuh pelebaran).
Untuk mempercepat, PU telah memprogramkan penanganan 60,64 Km di segmen pertama, dilanjutkan 26,77 Km di segmen kedua secara bertahap hingga 2028. Untuk 33,12 Km di kawasan hutan, akan dikoordinasikan dengan Kementerian Kehutanan.
Jika tuntas, waktu tempuh Labuan Bajo – Reo yang semula 6-7 jam bisa dipangkas menjadi 3-4 jam. Jalur ini diharapkan memperkuat konektivitas pesisir utara Flores, memperlancar distribusi hasil pertanian, dan menghubungkan Labuan Bajo sebagai destinasi super prioritas dengan wilayah lain di Flores. (jdz)


