Wawali Kota Kupang, Serena Francis, mencoba kendaraan listrik ramah lingkungan di Test Drive yang digelar PLN UIW NTT.
KUPANG, mediantt.com – Dalam rangka merayakan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (PLN UIW NTT) menggelar Mini Touring dan Test Drive Kendaraan Listrik (Electric Vehicle/EV) bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Kupang, Selasa (27/10).
Konvoi kendaraan ramah lingkungan ini mengambil rute awal dari kantor PLN UIW NTT, sekaligus menandai peresmian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Ultra Fast Charging 120 kW, menuju titik singgah di Kantor Gubernur Nusa Tenggara Timur, dilanjutkan ke Kantor Wali Kota Kupang, hingga akhirnya kembali ke lokasi awal. Kegiatan ini dikonsep secara santai dan terukur dengan mengedepankan keselamatan berlalu lintas di jalan umum.
Selain menjadi ajang promosi dan edukasi publik, kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada para pimpinan daerah dalam merasakan kenyamanan dan efisiensi kendaraan listrik serta keandalan pengisian daya SPKLU PLN.
Pengalaman berkesan disampaikan oleh Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, usai mencoba mengendarai mobil listrik dari kawasan Bundaran PU Kupang hingga Kantor Gubernur NTT.
“Kendaraan listrik ini sangat nyaman dan suaranya hampir tidak terdengar di dalam kabin. Tarikan gasnya responsif dan cepat, namun yang paling penting adalah tingkat polusinya yang sangat rendah. Kehadiran kendaraan listrik menjadi langkah nyata untuk menjaga kelestarian alam NTT di tengah transisi energi terbarukan,” ujar Johni.
Kesan positif juga diutarakan Asisten Logistik Kodam XXVII/Sobe Sonbai NTT, Kolonel Inf. Roihan Hidayatullah, yang hadir mewakili Pangdam XXVII/Sobe Sonbai NTT. “Akselerasinya cepat, nyaman, ramah lingkungan, dan hemat biaya. Harapan kami ke depan, seiring berkembangnya SPKLU, kemudahan akses ke bengkel-bengkel khusus kendaraan listrik juga terus diperluas,” tuturnya.
Dukungan serupa disampaikan Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, yang turut menjajal kendaraan listrik sepanjang rute konvoi. Menurutnya, kehadiran infrastruktur pendukung seperti SPKLU merupakan investasi jangka panjang bagi mobilitas dan kualitas lingkungan perkotaan.
“Bagi kami, SPKLU bukan sekadar penambahan fasilitas, melainkan investasi masa depan. Kita ingin menjadikan Kota Kupang rumah bersama yang semakin maju, nyaman, dan layak diwariskan bagi generasi mendatang,” tegas Serena.
General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, menjelaskan, uji coba ini bertujuan memberikan gambaran nyata kepada para pemangku kepentingan bahwa ekosistem kendaraan listrik sudah sangat siap dan praktis digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
“Kendaraan listrik bukan lagi sebatas teknologi masa depan, melainkan solusi transportasi masa kini yang nyaman, senyap, responsif, dan hemat biaya. Khususnya untuk wilayah kepulauan seperti NTT, EV menjadi strategi penting untuk memperkuat ketahanan energi daerah dengan memanfaatkan pasokan kelistrikan PLN serta mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak,” jelas Eko.
Melalui sinergi bersama Pemerintah Provinsi NTT, Pemerintah Kota Kupang, dan Forkopimda, PLN UIW NTT berkomitmen untuk terus memperluas jaringan infrastruktur pendukung guna mewujudkan ekosistem transportasi hijau yang berkelanjutan di NTT. (*)


