Latest Posts

Wawali Serena dan Dubes Australia Patok Tak Ada Lagi Anak Tanpa Imunisasi di Kota Kupang

KUPANG, media-ntt.com – Komitmen Pemkot Kupang memastikan tidak ada lagi anak tertinggal imunisasi semakin diperkuat. Wakil Wali Kota Kupang Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menerima kunjungan Duta Besar Australia untuk Indonesia Rod Brazier, sekaligus membuka Workshop Review Program Zero Dose di Hotel Harper Kupang, Kamis (30/7).

Pertemuan mempererat kolaborasi Pemkot Kupang, Pemerintah Australia, dan UNICEF dalam percepatan penanganan anak zero dose dan kesejahteraan anak terpadu.

Bersama Ketua TP PKK Kota Kupang dr. Widya Cahya, Kadis Kesehatan drg. Retnowati, serta Kepala Perwakilan UNICEF NTB-NTT Yudistira Yewangoe, Wawali menegaskan kesehatan dan perlindungan anak adalah investasi jangka panjang.

“Anak-anak zero dose masih jadi perhatian utama kami. Bersama Pemerintah Australia dan UNICEF, kami ingin memastikan tidak ada anak tertinggal dari layanan kesehatan,” ujar Serena.

Pemkot Kupang membangun sistem pelayanan terintegrasi sejak lahir. Lewat layanan Adminduk terhubung fasilitas kesehatan, bayi baru lahir langsung dapat layanan kesehatan plus dokumen kependudukan seperti KK, Kartu Identitas Anak (KIA), dan akta kelahiran.

Dubes Australia Rod Brazier mengapresiasi komitmen Pemkot Kupang, Pemprov NTT, UNICEF, nakes, TP PKK, dan mitra yang berhasil percepat penanganan zero dose di NTT. Sejak 2024 jumlah anak zero dose di NTT turun 64 persen.

“Setiap anak berhak memperoleh perlindungan dari penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi. Kita harus terus perluas jangkauan, perkuat layanan kesehatan primer, dan pastikan setiap anak dapat imunisasi lengkap tepat waktu,” tegas Rod Brazier.

Ia menyambut baik Integrated Child Wellbeing Programme yang didukung Pemerintah Australia lewat kemitraan dengan UNICEF sebagai bagian dari Program KITA Sehat.

Ketua TP PKK Kota Kupang dr. Widya Cahya mengungkapkan kolaborasi TP PKK, Dinkes, Puskesmas, dan posyandu lewat Program Perisai berhasil mengeluarkan 327 anak dari kategori zero dose hanya dalam seminggu, sekaligus mengantar Kota Kupang jadi capaian imunisasi dosis lengkap terbaik di NTT pada tahap pertama.

“Target kami jelas, tidak boleh ada lagi anak di Kota Kupang yang berstatus zero dose. Setiap anak harus memperoleh haknya untuk imunisasi lengkap,” tegas Widya.

Kadis Kesehatan Kota Kupang drg. Retnowati menambahkan, jumlah anak zero dose yang sebelumnya lebih dari 1.200 anak kini ditekan menjadi sekitar 600 anak. Sekitar 300 anak telah dijangkau lewat penyisiran lapangan, tersisa sekitar 300 anak yang masih jadi sasaran.

Workshop ditutup dengan penegasan komitmen Pemkot Kupang, Pemerintah Australia, UNICEF, TP PKK, dan nakes untuk mewujudkan Kota Kupang sebagai kota sehat, ramah anak, dan bebas zero dose. (*)

Latest Posts

spot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.